Salam pecinta modifikasi motor.
Pastinya kita kepingin motor tunggangan kita sekalipun tampak biasa aja tp performa mesin gk takut untuk di ajak uber-uberan. Apalagi yg udah tampang motor sangar, pastinya kepinginnya tarikan kejjem saat kita pelintir gas nya. Iya kan, iya kan?…

Nah untuk mengangkat performa motor banyak yg perlu di pertimbang kan dan di upgrade, salah satunya karburator.
Banyak yg tanya, “enak pakek karbu apa?”
Yg familiar untuk upgrade karbu adalah jenis PE dan PWK..
tanya lg, “enak an mana?”
Ya tergantung spek motor dan keinginan kita mau yg gmn dan mau di gimanain nih motor.

Nah, biar gk salah pilih yg ber ahir dengan kekecewaan dan ahirnya buang uang jg karna harus beli karbu lagi,mari kita pelajari perbedaan ke dua karbu tersebut.

1. Pertama kita akan membahas Karburator Seluruh Umat yaitu PE Series, kenapa PE series disebut Sejuta Umat ? Itu dikarenan karburator ini termasuk paling ekonomis dan paling mudah disetting.
Ukuran PE 24-38 yaitu PE 24, PE 28, PE 38.Bagi penyuka kecepatan, karbu ini cocok untuk harian maupun balap drag motor bebek 105-125cc maupun kelas skutik bore up hingga 200 cc karena kemampuannya untuk direamer menjadi 31mm dan Sangat cocok untuk yang menginginkan top speed dan turing dalkot maupun lukot.
Ciri-cinya :
-skep dari ukuran 20-38 mm.
-setelan stationer warna hitam(sudco)
-setelan stationer kuning (NSR SP)
-skep bulat berlapis krom
-performa tarikan bawah dan atas bagus
-untuk venturi 28 mampu direamer hingga 31 mm
-setting PJ MJ nya mudah
-irit bahan bakar.

2. Keihin PWK series. secara fisik karbu ini hampir mirip sama PJ series. terutama tutup skepnya yang bulat dan berwarna hitam. Namun PWK ini punya skep berbentuk semi-flat alias berbentuk D. Karburator yang akan menghasilkan tenaga tanpa kompromi.

Ukuran Karbu PWK 28-41 yaitu PWK 28 biasa, PWK 28 sudco, PWK 35 air stiker (sudco) dan PWK 41 pro series, tipe ini paling spesial lantaran untuk tarikan bawah dan atas setting karbu mudah didapat. Tapi untuk main-jetnya tidak sama, dimensi lebih panjang.

Ciri-cirinya :

-performa bagus di putaran bawah keatas
-walaupun sudah disetting irit ,karbu ini tetep boros,atau ga bisa ngirit
-skep semi flat bentuk skep (D)dengan lapisan chrome
-spare part mudah dicari
-ada rangkaian quads vent untuk mengurangi tenaga drop saat udara melewati venturi
-cocok untuk moto cross dan road raceNah udah pada tau kan apa aja tuh perbedaanya?
Skarang tinggal kita mau yg gimana ma motor kita…

Selamat mencoba…
Salam otomotif…

Tinggalkan Balasan