KlikHurnal.Com. KOLAKA TIMUR – Selasa 20/1/2026.Pelaksanaan proyek pembangunan Rehabilitasi Gedung SMAN Tirawuta, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, menuai sorotan tajam. Pasalnya, pihak kontraktor pelaksana, CV. Cipta Barakati, diduga kuat mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pekerjanya.
Pantauan di lokasi pada Senin (19/01/2026) siang, menunjukkan aktivitas pekerja yang sangat berisiko tinggi. Beberapa pekerja terlihat memanjat struktur besi tulangan kolom yang cukup tinggi tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai.
Temuan di Lapangan
Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun oleh media klikjurnal.com, bersama team.terdapat beberapa poin pelanggaran K3 yang mencolok
Tanpa Tali Pengaman (Safety Harness): Pekerja berada di ketinggian struktur besi tanpa sabuk pengaman, yang sangat berisiko jika terjadi slip atau pusing.
Ketiadaan Helm Proyek (Safety Helmet): Di area rawan material jatuh, para pekerja tampak tidak mengenakan helm pelindung kepala.
Alas Kaki Tidak Standar: Pekerja terlihat hanya menggunakan alas kaki seadanya, bukan sepatu safety yang mampu melindungi dari tajamnya ujung besi tulangan.
Landasan Aturan yang Dilanggar
Sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan PP No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3, setiap perusahaan konstruksi wajib menjamin keselamatan pekerjanya. Kelalaian dalam penerapan K3 bukan hanya membahayakan nyawa, tetapi juga dapat dikenakan sanksi administratif hingga penghentian pengerjaan proyek.
Saat Media Media Melakukan Wawancara Senin 19/1/2026 kepada Pihak Pengawas atau Penanggungjawab Material Enggan Memberikan Komentar Terkait K3.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perwakilan CV. Cipta Barakati belum memberikan klarifikasi resmi terkait minimnya fasilitas keamanan bagi para pekerja di lapangan.
Masyarakat dan aktivis setempat mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Tenggara untuk segera melakukan teguran dan evaluasi terhadap kontraktor tersebut sebelum terjadi kecelakaan kerja yang fatal.
Laporan:Team











