KlikJurnal.Com.UNAAHA – Pemerintah Kabupaten Konawe mempertegas dukungannya terhadap program nasional Asta Cita Presiden melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dalam upaya menjaga kelancaran program tersebut,Yusran Akbar Bupati Konawe memberikan instruksi khusus kepada tenaga pendidik dalam menangani kendala di lapangan.
Dalam kegiatan Sosialisasi Edukasi Gizi serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang digelar di Hotel Grand Nugraha pada Kamis (12/2), Bupati Konawe menghimbau seluruh guru dan kepala sekolah untuk bersikap profesional jika menemukan masalah terkait kualitas atau distribusi makanan.
“Jika ada temuan atau kendala terkait Makanan Bergizi Gratis, saya minta para guru dan kepala sekolah langsung melaporkannya ke Kepala Dapur (satuan pelayanan). Jangan langsung diposting di media sosial,” tegas Bupati di hadapan para peserta sosialisasi.
Langkah ini diambil agar setiap permasalahan dapat segera dievaluasi dan diperbaiki secara teknis tanpa menimbulkan kegaduhan publik yang tidak produktif.
Sinergi Lintas Sektor untuk Kemandirian Pangan
Selain aspek pelaporan, Pemda Konawe juga fokus pada ketersediaan stok pangan secara mandiri. Program ini akan mengintegrasikan peran Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan sebagai pemasok utama kebutuhan gizi di sekolah.
Skema penanaman terintegrasi di lingkungan sekolah diharapkan mampu menyuplai kebutuhan harian secara berkelanjutan, mulai dari beras, sayuran, hingga sumber protein seperti ayam dan telur.
“Ini adalah kerja koordinatif. Sektor pertanian dan peternakan terlibat langsung untuk menyuplai kebutuhan sekolah. Kita ingin memastikan rantai pasok dari petani dan peternak lokal terserap langsung oleh institusi pendidikan,” tambah pihak Pemda.
Monitoring dan Evaluasi Ketat
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Ibu Bupati dan Kepala Dinas Pertanian ini menekankan pentingnya monitoring ketat. Pemerintah Kabupaten diinstruksikan untuk memantau hasil program secara berkala guna memastikan dampak nyata bagi kesehatan dan kecerdasan siswa di Konawe.
Dengan kolaborasi lintas sektoral ini, sekolah di Konawe diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat kemandirian gizi yang didukung sepenuhnya oleh potensi daerah sendiri.
Liputan :Alqhap
Redaktur : Adnan












