KlikJurnal.Com.KONAWE, Klikjurnal.com –Rabu 25/02/2026. Prosesi pelantikan 139 Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Konawe yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, pada Jumat (20/2/2026), diwarnai isu tak sedap.
Di tengah khidmatnya acara yang digelar di lokasi unik, yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mataiwoi, beredar rekaman percakapan mengenai dugaan permintaan sejumlah uang kepada para calon kepala sekolah.
Kronologi dan Lokasi Unik
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, secara resmi melantik 139 pejabat fungsional kepala sekolah tersebut di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Tongauna.
Pemilihan TPA Mataiwoi sebagai lokasi pelantikan merupakan langkah simbolis pemerintah daerah dalam menekankan pentingnya dedikasi dan kebersihan lingkungan kerja.
Mencuatnya Dugaan Pungutan Liar
Namun, berdasarkan data yang dihimpun Redaksi Klikjurnal.com, momen pelantikan ini dibayangi beredarnya rekaman suara yang mengungkap adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli).
Dalam rekaman tersebut,
oknum-oknum tertentu diduga meminta imbalan uang dengan nominal yang bervariasi untuk menjamin posisi sebagai kepala sekolah
”Ada rekaman percakapan yang mengindikasikan permintaan uang sebesar Rp15 juta kepada calon kepala sekolah dengan iming-iming jabatan.
Selain itu, terdapat rekaman lain yang menyebutkan setoran sebesar Rp10 juta untuk tujuan serupa,”
Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada dinas untuk memverifikasi kebenaran rekaman tersebut guna memastikan apakah ada keterlibatan oknum pejabat atau pihak luar dalam praktik ini.
Laporan : Redaksi












