KlikJurnal.Com, KOLAKA TIMUR – Sebuah pemandangan tidak biasa menghebohkan antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Kolaka Timur pada Selasa (17/2/2026). Sebuah sepeda motor menjadi pusat perhatian warga karena memiliki modifikasi janggal pada sistem tangki bensinnya.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima, motor tersebut terlihat menggunakan pipa paralon berukuran 3/4 inci yang tersambung langsung ke area tangki. Modifikasi ini diduga dilakukan untuk mempermudah pengisian atau pemindahan BBM dalam jumlah yang tidak wajar.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terekam oleh salah seorang warga yang juga tengah mengantre di lokasi yang sama. Menurut keterangan saksi mata, keberadaan motor tersebut cukup mengganggu kelancaran proses distribusi BBM karena durasi pengisian yang cenderung lebih lama.
”Lama sekali tadi kita mengantre (karena hal itu),” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi pada Selasa (17/2).
Masalah Keselamatan dan Aturan
Fenomena “motor pelansir” dengan tangki rakitan atau tambahan sering kali menjadi keluhan masyarakat di berbagai daerah. Selain menyebabkan antrean panjang bagi pengguna kendaraan biasa, penggunaan material seperti pipa paralon pada sistem bahan bakar sangat berisiko memicu kebakaran karena tidak memenuhi standar keamanan otomotif dan berpotensi menimbulkan listrik statis atau kebocoran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun otoritas setempat terkait penertiban kendaraan dengan modifikasi tangki yang tidak sesuai standar keselamatan tersebut.
Laporan :Redaksi












