Dugaan Pungli Jabatan Kepsek di Konawe Mencuat, Sekdis Pendidikan Enggan Berkomentar

KlikJurnal.Com.KONAWE –Kamis 25/02/2026.Isu tak sedap menerpa proses pelantikan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe. Beredar rekaman percakapan yang mengungkap adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum tertentu yang menjanjikan jabatan kepala sekolah dengan imbalan sejumlah uang.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua rekaman percakapan yang mencuat ke publik. Rekaman pertama menunjukkan adanya permintaan uang sebesar Rp15 juta kepada calon kepala sekolah.

Sementara itu, rekaman kedua berisi instruksi penyetoran uang senilai Rp10 juta dengan iming-iming serupa.

Upaya Konfirmasi ke Dinas Pendidikan

Guna keberimbangan informasi, awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe pada Kamis (26/2/2026). Namun, Kepala Dinas Pendidikan dilaporkan sedang tidak berada di kantor karena agenda dinas luar kota.

Upaya konfirmasi kemudian berlanjut kepada Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd. Menanggapi hal tersebut, Ahmad Djauhari memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh terkait isu rekaman yang beredar.

“Saya belum bisa memberikan penjelasan karena masih ada atasan saya, Kepala Dinas. Jangan sampai nanti dibilang ‘Sekretaris rasa Kadis’. Nanti langsung saja bertemu Kepala Dinas. Kecuali ada perintah dari Kadis, baru saya bisa memberikan penjelasan,” ujar Ahmad Djauhari saat ditemui di ruang kerjanya.

Laporan:Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *