KlikJurnal.Com. KONAWE, Inspektorat Kabupaten Konawe bakal segera turun ke desa-desa untuk memeriksa pekerjaan fisik yang didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), khususnya Dana Desa (DD) tahap 1 dan 2 tahun 2025. Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan dugaan penyelewengan yang masuk dari berbagai pihak.
Pelaksana Inspektorat Konawe, Anreas Apono, menegaskan bahwa transparansi adalah kunci dalam penggunaan Dana Desa. “Penggunaan Dana Desa (DD) seharusnya dilaksanakan secara terbuka sebagai bentuk transparansi ke masyarakat,” ujar Apono saat ditemui di kantornya, Selasa (2/9/2025).
Menurut Apono, setiap laporan yang masuk dari masyarakat, lembaga, maupun media akan menjadi prioritas. “Tugas kami saat ini adalah melaksanakan tugas dan turun lapangan mengecek dari hasil laporan tersebut. Meski sebenarnya menjadi tugas pokok kami, tapi dengan adanya laporan maka lebih memudahkan lagi bagi kami,” katanya.
Apono juga menambahkan bahwa laporan resmi secara tertulis sangat dibutuhkan, terutama untuk Irbansus (Inspektur Pembantu Khusus) yang bertugas melakukan pemeriksaan khusus. “Silahkan melaporkan secara tertulis ke bagian Irbansus untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus dan ditindaklanjuti ketika ada dugaan penyelewengan,” tegasnya.
Pemeriksaan Khusus di Tiga Kecamatan
Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus), Ampera, mengamini pernyataan Apono. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan khusus akan langsung dilakukan di lapangan setelah laporan resmi diterima.
”Ketika telah dilaporkan secara tertulis maka kami langsung lakukan pensus (pemeriksaan khusus) di lapangan. Desa mana saja yang dilaporkan, dan kalau bisa lengkapi semua dokumennya,” ujar Ampera.
Saat ini, beberapa wilayah yang menjadi fokus pemeriksaan khusus mencakup Kecamatan Wonggeduku Barat, Kecamatan Sampara, dan Kecamatan Abuki. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi pertimbangan dalam proses pencairan Dana Desa berikutnya dan akan diteruskan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Konawe sebagai organisasi pembina di tingkat desa.
”Ini akan menjadi perhatian kami termasuk DPMD yang mengeluarkan rekomendasi pada pencairan berikutnya nanti,” tutup Apono.
Laporan:Redaksi






